Writer’s Block? Nikmati saja!

Writer’s block adalah fenomena hilangnya secara tiba-tiba semua ide brilian dalam membuat sebuah tulisan, gejala ini seharusnya sementara tetapi kalau dibiarkan juga bisa jadi kronis dan menyebabkan tulisan kita gajadi-jadi. Sedih dan bingung banget kan kalau sudah terdampak ‘penyakit’ para penulis ini. 😌😌😌

Kalau kamu merasa sedang dilanda sindrom writer’s block, tenang saja, itu normal, setiap penulis pasti pernah merasakan kebuntuan berfikir dalam membuat tulisan. Rasanya memang engga enak banget dan pusing sekali, apalagi kalau kita lagi dikejar deadline, wah banget kan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tapi tapi selain sisi menyebalkannya, ada sisi menyenangkannya lho ketika kita lagi terkena writer’s block? Apa tuh? Yuk kita scroll artikel ini sampai bawah:

1. Otak kita bisa istirahat sejenak

Iyaaa, karena terlalu banyak tema yang ingin kita tulis kadang kita jadi ribet sendiri, mau nulis tentang ini atau tentang itu, ya kan? Nah kalau kita kena writers block, otak kita diminta untuk istirahat dan mengalihkan perhatian dari daftar deadline.

Misalnya nih, tidur, menyantap makan favorit, atau nonton film yang seru, yakalii setelah rehat, ide baru bermunculan.

2. Melihat dunia luar

Biar hidup kita tidak hanya menatap laptop tetapi juga menatap kamu, ups maksudnya, menatap dunia luar. Penulis butuh banyak ide atau imajinasi maka dituntut untuk lebih peka pada dunia di sekelilingnya. Jadi, peka dong peka, ada yang minta diajak jalan tuh *lho πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

3. Menghemat energi listrik

Sudahlah kalau lagi buntu, tutup saja itu laptop. Semakin lama didepan pada akhirnya ketik, hapus, ketik, hapus (lintasan curhat banget ini). Biarkan abang laptop istirahat atau charge energi dia lagi, sambil kita juga istirahat fikiran. Cara ini juga bisa menghemat energi listrik yang berakibat penekanan biaya bulanan untuk PLN πŸ˜…πŸ˜‚

4. Bebas tulis apa saja yang ada difikiran, serandom apapun itu

Daripada engga ada, yasudah tulis saja sesuatu yang kita suka, yang tetiba ada di lintasan fikiran. Karena satu kata bisa jadi satu kalimat, satu kalimat bisa jadi paragraf, lho koq jadi banyak, nah ternyata dari iseng bisa jadi tulisan kan, kalau ini writers block membawa hikmah πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Nah, ternyata kebuntuan ide pun ada sisi positifnya ya, jadi, tetep semangat menulis ya kita. Kalau kena writers block lagi, boleh banget koq klik artikel ini lagi *eh 🀣🀣🀣

Iklan

3 pemikiran pada “Writer’s Block? Nikmati saja!

  1. Saya pernah mengalami Writer’s block dan saya milih nyanyi2 pakai smule.

    kak Hayati saya menyoroti sub judul yang ada kata difikiran seharusnya ditulis di pikiran. Karena bentuk bakunya adalah pikir bukan fikir.

    Semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s