Bedanya Nulis Fiksi dan Non-Fiksi

Menurut Wikipedia, karya Fiksi adalah karya imajiner tetapi tetap harus masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisasikan hubungan-hubungan antar manusia, sedangkan Non-Fiksi adalah sebuah karya informatif yang pengarangnya dengan itikad baik bertanggungjawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa, orang, dan/atau informasi yang disajikan.

Nah, itukan perbedaan diantara mereka, bagaimana dengan persamaannya? Persamaan diantara mereka adalah sama-sama bentuk tulisan yang harus benar, ada sumber data atau inspirasi. Dalam proses penulisan fiksi dan nonfiksi nanti akan kita temui perbedaan rasa. Ohiya kalau tulisan artikel ini hanya berdasar pengalaman pribadi saja ya, jadi kemungkinan tiap orang akan berbeda rasa, karena kalau kita memiliki perasaan yang sama nanti ada yang baper *lho 😅

Ketika menulis fiksi, kebetulan dalam hal ini saya baru pernah berkesempatan menulis cerpen dan skenario film pendek saja. Maka, hal pertama yang paling dirasakan adalah ketika menulis fiksi, si penulis harus riset kondisi sebenarnya di dunia nyata seperti apa, walau fiksi itu katanya imajiner tetapi tetap harus riset agar tetap terasa alami, kecuali jika kita berminat di genre fantasy kali ya. Yang kedua, kita harus mendalami karakter yang kita buat satu persatu, agar feel yang coba kita tulis merasuk juga ke hati pembaca atau pendengar atau penonton. Yang ketiga, memikirkan alur itu salahsatu yang paling rumit, biasanya saya mencoba untuk berdiskusi dengan tim atau dengan teman atau malah ke orang yang pernah merasakan peristiwa yang sama dengan si tokoh cerita alias narasumber aslinya. Dan terakhir, banyak nonton film yang bagus, karena di film itu alur benar-benar terlihat dan terasa, kita jadi belajar dan termotivasi untuk membuat cerita yang menarik juga kan 😊😊😊

Berikutnya adalah proses penulisan Non-Fiksi, yang pertama tetap harus riset apalagi jenis nonfiksi harus lebih padat dan dalam referensinya. Biasanya nonfiksi ini alurnya sudah jelas jadi kita tidak harus berkhayal atau berimajinasi macam-macam. Jenis nonfiksi ini adalah penulisan biografi, tulisan-tulisan ilmiah, teknis, sejarah atau ekonomi.

Kalau teman-teman, lebih suka nulis fiksi atau nonfiksi?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s